Aktivitas Banyak, Puasa Tetap Lancar!

Tanpa terasa bulan Ramadhan kembali hadir. Bulan penuh hikmah yang sangat ditunggu-tunggu oleh mereka yang beragama muslim. Bulan dimana kita harus menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam, selama sebulan penuh. Sering sekali kita mendengar orang-orang ngomong, yakin mau puasa? Kerjaan banyak loh? Emang kuat? Kan Cuma makan tadi subuh? Yang kadang membuat kita merasa tidak yakin dan bahayanya bisa mematahkan niat berpuasa kita. Atau ada juga yang menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidak melakukan aktivitas dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur dan malas-malasan. Sebenarnya puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tentu jika dijalankan dengan cara yang sehat pula.

Pengen bisa tetap jalani aktivitas dengan semangat ketika berpuasa? Berikut tipsnya:

Ketika Sahur

  1. Usahakan untuk selalu santap sahur. Karena sahur sangat bermanfaat untuk menunjang puasa kamu di siang hari, dan santap sahur juga merupakan salah satu sunnah Rasul.

 

  1. Ketika sahur, jangan karena tahu bakal tidak makan selama kurang lebih 12 jam kamu jadi makan dengan porsi berlebihan, tetapi makanlah dengan porsi yang biasa saja.

 

  1. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, sayur dan buah-buahan.

 

Karbohidrat

Karbohidrat dapat menjaga kenaikan kadar gula darah (glukosa) dan memberikan ‘rasa kenyang’ yang lebih lama , karena karbohidrat dicerna tubuh secara bertahap, sehingga

Pemilihan sumber karbohidrat sangat penting untuk menentukan ketersediaan energi kamu. Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, roti gandum utuh, sereal, oat, kentang, dan lain sebagainya.

 

Protein dan lemak

Meski perlu dibatasi, lemak tetap dibutuhkan tubuh untuk mencerna vitamin A, D, E, dan K. Penambahan lemak dalam makanan juga dapat memperlambat metabolisme gula dan mempertahankan energi lebih lama. Pilih sumber lemak tak jenuh yang sehat seperti yang diberikan kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak canola, atau ikan laut (tuna, salmon, dll.) Saat cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai, protein akan digunakan sebagai sumber energi utama oleh tubuh. Untuk mencegah hilangnya massa otot, selalu penuhi kebutuhan protein lewat konsumsi telur, tempe, tahu, ikan, daging ayam tanpa kulit, atau produk peternakan rendah lemak lainnya.

Protein juga diperlukan untuk memperbaiki sel yang rusak dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Sayur dan buah

Untuk mencegahnya sulit BAB ketika berpuasa, perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Makanan kaya serat juga dicerna perlahan oleh tubuh, memberi rasa kenyang lebih lama, dan dapat mencegah lonjakan asam lambung. Kurangi buah dan sayur yang merangsang produksi gas seperti kol dan kubis.

 

Cairan

Kecukupan cairan saat berpuasa penting untuk mencegah dehidrasi di siang hari. Jika jumlah yang disarankan per hari adalah 2 liter atau 8 gelas, Anda bisa membagi pemenuhannya antara waktu sahur, buka, dan malam menjelang tidur.Tak hanya air putih, Anda bisa mengkonsumsi jus dan buah segar yang juga menyediakan vitamin dan mineral.

Akhiri santap sahur dengan segelas susu untuk melengkapi nutrisi tubuh anda. Minumlah suplemen ataupun multivitamin yang biasa anda konsumsi ataupun yang disarankan oleh dokter anda.

Menu yang disarankan untuk menahan lapar ketika berpuasa, disaat sahur kamu dapat menerapkan pola 1 : 2 : 1, dengan kategori karbohidrat, protein dan lemak sehat. Seperti mengonsumsi roti, ayam + telur dan alpukat. Karena karbohidrat dapat memberi kamu energi lebih, protein dan lemak sehat membantu kamu untuk menahan lapar lebih panjang, karena dalam pencernaan protein dan lemak butuh waktu lebih banyak untuk untuk dicerna dibandingkan karbohidrat.

Selama Berpuasa

  1. Hindari berlama-lama beraktifitas di tengah terik matahari.

 

  1. Banyak kegiatan bukan berarti kamu tidak perlu mengistirahatkan tubuhmu ya. Tetap sediakan waktu untuk beristrahat dan mengganti waktu tidur yang kurang karena harus bangun lebih awal untuk sahur.

 

  1. Jangan lupa juga untuk berolahraga ringan di sore hari sebelum berbuka. Hal ini sangat baik untuk menjaga kebubagaran tubuh dan memperlancar peredaran darah.

 

Ketika Berbuka Puasa

  1. Berbuka puasa merupakan salah satu saat yang paling dinanti selama bulan Ramadhan. Meski demikian, bukan berarti kamu bisa makan sembarangan dan berlebihan untuk melampiaskan nafsu yang tertunda seharian. Jaga porsi makan agar tetap normal dengan memperhatikan kandungan keseimbangan nutrisinya.

 

Karbohidrat

Ketika berbuka, usahakan juga untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan beras merah akan memberikan energi yang lebih stabil untuk tubuh.

 

Protein dan lemak

Ikan laut dan telur baik dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein dan lemak sehat. Protein nabati seperti kedelai juga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang tidak suka atau alergi dengan produk hewani.

Sayur dan Buah

Sayur dan buah-buahan disarankan untuk dikonsumsi sebanyak masing-masing 2 porsi dalam sehari.

 

Salah satu buah yang paling populer saat berbuka adalah kurma. Selain disarankan oleh Nabi Muhammad SAW, konsumsi kurma saat berbuka juga memberikan banyak manfaat kesehatan.

 

Cairan

Minum setidaknya 2 gelas air saat berbuka dan sebelum tarawih, serta 2 gelas air lagi sebelum tidur. Pilih air putih, jus buah dan sayur segar, smoothie, atau air kelapa agar tubuh tetap terhidrasi. Disarankan juga untuk menambahkan ketimun dan tomat, yang mengandung banyak cairan, ke dalam menu buka puasa Anda.

Ingat, niat berpuasa bukan untuk menurunkan berat badan, tapi untuk beribadah. Jadi lakukan semuanya dengan gembira dan dengan niat yang baik. Salah satunya dengan memperhatikan asupan kamu ketika sahur dan berbuka. Semoga dengan menjalankan tips-tips sehat di atas, puasa kita semua menjadi lebih lancar, hikmat, dan juga sehat.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa!

Salam Gembira!

Health Starts With You!

 

 

 

*Dari berbagai sumber

Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *