Kulit Iritasi Ketika Mencuci? Jangan Anggap Sepele!

Mencuci merupakan salah satu kegiatan rutinitas yang wajib dilakukan oleh para ibu rumah tangga ataupun mereka yang hidup sendiri. Kegiatan satu ini sering sekali dirasa sebagai kegiatan yang paling berat dan yang paling memakan waktu lama. Mencuci memerlukan serangkaian tahapan yang lumayan panjang, mulai dari menggosok dengan sabun, merendam, membilasnya agar noda pada pakaian benar-benar menghilang sampai menjemurnya. Ketika mencuci pakaian yang benar-benar harus diperhatikan adalah, pemilihan detergen. Karena kita tidak bisa memilih merk detergent sesuai dengan apa yang kebanyakan orang gunakan. Dalam memilih detergen kita harus dapat melihat  bagaimana reaksi yang ditimbulkan terhadap pakaian ketika sedang digunakan. Biasanya detergen dengan bahan yang bagus maka akan mempercepat proses pengangkatan noda terhadap serat pada pakaian. Kemampuan tersebut biasanya akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Selain reaksi terhadap pakaian kita, kita juga perlu memperhatikan bagaimana reaksi dari detergen tersebut terhadap kulit kita. Perlu kita ketahui bagaimana ciri-ciri yang dapat kita lihat untuk berjaga-jaga bahwa perlu untuk melindungi kulit kita dari zat yang dapat menimbulkan alergi pada kulit, seperti iritasi misalnya. Karena itu, tidak cukup bila hanya mengandalkan merk saja untuk memilih mana yang terbaik.

Alergi adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh kita terganggu. Kondisi ini dapat terjadi pada siapapun bahkan mereka yang belum pernah memiliki riwayat alergi sama sekali. Banyak sekali jenis-jenis alergi yang umum di derita oleh seseorang, mulai dari alergi protein, seafood, udara bahkan alergi karena deterjen. Alergi deterjen ini memang sering dialami, khususnya mereka yang tidak pernah bersentuhan dengan deterjen lebih besar resikonya mengalami alergi. Namun hal tersebut masih tergolong wajar, mengingat beberapa merek deterjen terasa lebih panas saat berada ditangan. Saat kondisi tubuh tidak baik, hal tersebut bisa menyakiti tubuh dan akhirnya timbul rasa gatal dan panas yang luar biasa disekitar tangan, bahkan ada yang sampai mengalami bentol-bentol karenanya.

Alergi pada deterjen sebenarnya disebabkan oleh zat kimia alami dan sintetis yang terkandung di dalamnya, seperti didalam sabun cuci, bahan pembersih, pembersih rumah tangga, kosmetik, shampoo bahkan sampai pada parfum yang mungkin sering digunakan. Apabila kita menyepelekan alergi ini, tentu saja dapat menyebabkan berbagai hal yang serius pada kulit. Misalnya kulit tangan atau kaki yang pecah-pecah, bahkan sampai berdarah.

 

Gejala Alergi

 

Alergi dapat terjadi ketika kulit bersentuhan dengan deterjen. Namun prosesnya ada yang seketika itu juga, dan ada pula yang membutuhkan waktu 1-2 hari baru mengalami alergi. Saat sistem kekebalan tubuh terganggung, tubuh yang merespon zat pada deterjen akan melepaskan antibodi berupa histamin. Awalnya akan muncul rasa gatal pada bagian kulit yang terkena deterjen. Lambat laun kulit akan kering, berisik. Jika kondisi seperti itu terus dibiarkan dan bersentuhan dengan deterjen, maka kulit bisa mengalami peradangan atau ruam.

Ruam yang dihasilkan akan terasa sangat perih dan lunak saat disentuh. Jika tidak langsung diobati maka ruam tadi akan melepuh dan menghasilkan cairan, dan menyebabkan kecacatan pada kulit. Selain itu efek yang berbeda bisa terjadi jika larutan deterjen mengenai bagian mata. Mata yang terkena deterjen akan terasa perih, gatal dan memerah.

Cara Mengatasi Alergi Deterjen

Jika Anda mengalami masalah dengan deterjen bubuk, maka sebaiknya ganti deterjen Anda menggunakan deterjen cair yang memang terbukti lebih ramah terdapat kulit. Sedangkan untuk kasus alergi yang telah terjadi karena deterjen, Anda bisa memberikan obat krim antihistamin yang banyak beredar di toko obat, dan membalurnya pada bagian ruam untuk mengurangi peradangan.

Selain dengan obat-obatan, penanganan karena alergi deterjen juga bisa diatasi dengan mengkompres bagian yang terasa panas dengan menggunakan es batu. Caranya cukup membungkus es batu dengan kain/handuk, lalu kompres selama 20 menit. Dan lakukan secara berkala hingga peradangan berangsur membaik.

Mencegah alergi karena deterjen, seperti halnya penggunaan kosmetik, sebaiknya memilih deterjen dengan kandungan bahan-bahan yang hipoalergenik, yang cocok untuk kulit sensitif. Bahan-bahan yang hipoalergenik akan memberikan perlindungan pada kulit sehingga kulit menjadi lembab.

Selain itu, Nature Clean diformulasikan tanpa menggunakan enzim, sulfate, fosfat, EDTA & NTA, pemutih klorin, pewarna sintetis dan parfum, atau brighteners optik. Sangat aman dan cocok untuk kulit sensitif dan allergi. Aman untuk pakaian bayi dan orang dewasa dan tidak meninggalkan residu pada pakaian.

Gunakan produk Laundry dari Nature Clean, seperti NATURE CLEAN 3X CONCENTRATE LAUNDRY LIQUID, NATURE CLEAN LAUNDRY LIQUID (LAVENDER) dan NATURE CLEAN LAUNDRY POWDER.

Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *