Depresi dan Manfaat Magnesium Disaat Mengalami Depresi.

Akhir-akhir ini sering sekali kita membaca, mendengar bahkan melihat kejadian bunuh diri yang rata-rata dilakukan oleh orang-orang muda. Kasus bunuh diri seringkali dilakukan karena faktor putus asa, yang penyebabnya seringkali dikaitkan dengan gangguan jiwa depresi, gangguan bipolar, schizophrenia, ketergantungan alkohol/alkoholisme, penyalahgunaan obat dan yang paling sering terjadi adalah karena faktor depresi. Depresi itu sendiri adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama beberapa minggu yang dapat memengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood) dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari. Ketika mengalami depresi kita akan merasa sedih berkepanjangan, putus harapan, tidak punya motivasi untuk beraktivitas, kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dulunya menghibur, dan menyalahkan diri sendiri.

Sampai saat ini, banyak orang yang tidak sadar jika dirinya sedang terkena depresi, akibat ketidak tahuannya mengenai apa saja yang menjadi ciri-ciri orang depresi. Sampai banyak orang yang menganggap depresi adalah sesuatu yang sepele dan bisa hilang dengan sendirinya. Padahal, depresi merupakan stress akut yang harus segra diatasi sebab jika tidak segera diatasi dia akan mudah terkena gangguan jiwa. Saat seseorang terkena gangguan jiwa dia akan mudah sekali kehilangan jati dirinya. Bahkan depresi juga sangat mempengaruhi kegiatan sehari-hari seperti bersekolah atau bekerja, semuanya menjadi hal yang tidak menyenangkan. Bahkan, untuk mempertahankan hubungan dengan orang lain maupun keluarga sendiri terasa begitu berat. Depresi bisa membuat Anda merasa hidup ini tidak ada gunanya, hal-hal inilah yang dapat memicu penderita untuk melakukan bunuh diri.

 

Faktor Penyebab Depresi

Penyebab depresi tidak dapat disimpulkan secara spesifik, karena depresi terpicu oleh kombinasi beberapa faktor, yaitu genetik, biologis, lingkungan dan faktor psikologis. Jika di dalam riwayat kesehatan keluarga terdapat orang yang menderita depresi, maka akan ada kecenderungan bagi Anda untuk juga mengalaminya.

Berikut adalah faktor yang bisa memicu terjadinya depresi antara lain:

  • Kejadian tragis, kehilangan seseorang atau sesuatu.
  • Kehamilan dan/atau melahirkan.
  • Masalah keuangan.
  • Terisolasi secara sosial.
  • Trauma masa kecil.
  • Ketergantungan terhadap narkoba dan/atau alkohol.

Selain hal-hal di atas, beberapa kondisi medis yang berlangsung lama dan mengancam hidup juga bisa memicu depresi pada penderitanya.

 

Pengobatan pada Depresi

Teknik pengobatan dan perawatan depresi sangat tergantung berdasarkan jenis dan penyebab dari depresi yang dialami. Biasanya para dokter akan memberikan beberapa jenis obat antidepresan dan salah satu yang paling sering digunakan adalah Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor (SSRI). Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor atau Serotonin Reuptake Inhibitor Spesifik (SSRI) adalah kelas senyawa yang biasanya digunakan sebagai obat antidepresan dalam pengobatan gangguan kecemasan depresi, dan beberapa gangguan kepribadian.

Para penderita depresi memiliki kadar serotonin yang rendah pada bagian otak, akibatnya mereka terkadang merasa gelisah dan tidak nyaman. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara mengatur kadar serotonin pada otak dengan menggunakan obat-obatan, yaitu SSRI. Serotonin adalah bahan kimia neurotransmiter yang bertugas membawa sinyal dari satu sel syaraf ke sel berikutnya melewati suatu membran yang disebut membran sinaptik. Setelah serotonin diangkut ke ujung sel syaraf untuk kemudian dilewatkan membran sinaptik, sisa serotonin yang tertinggal dalam sel akan dipecah atau diserap kembali oleh sel. Serotonin dianggap bertanggung jawab terhadap beberapa hal penting misalnya tidur, nafsu makan & rasa nyaman (well-being).

Salah satu obat antidepresan yang dapat meangatasi masalah ini yaitu Prozac. Prozac merupakan salah satu merek obat untuk mengatasi depresi yang didalamnya berisi fluoxetin. Cara kerja Prozac adalah dengan menghambat penyerapan kembali serotonin oleh sel-sel syaraf sehingga kadar serotonin otak dapat dijaga. Prozac merupakan antidepresan dari SSRI, atau selective serotonin reuptake inhibitor kelas SSRI, Prozac dapat meningkatkan tingkat kadar serotonin di otak.

Tapi sebenarnya, terlalu banyak dan sering mengonsumsi obat anti depresan atau SSRI ternyata dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, seperti; mudah engantuk, mengalami perubahan kognitif, mengalami peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan, impotensi dan penurunan orgasme/ libido, insomnia, mulut kering, penglihatan kabur, sembelit/ gangguan cerna lainnya, pusing, agitasi (gangguan yang menunjukkan aktivitas motorik berlebihan), sifat lekas marah/ iritabilitas berlebih, kegelisahan, serta malah dapat menimbulkan keinginan untuk bunuh diri pada anak dan remaja pengguna SSRI atau antidepresan.

Pengobatan Secara Alami

Sebenarnya depresi dapat diobati tanpa menggunakan obat-obatan anti depresan atau SSRI, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung magnesium. Magnesium memainkan peran penting dalam meningkatkan kadar serotonin. Bila Anda mengalami kekurangan magnesium dalam tubuh karena gizi buruk, maka hal itu dapat menyebabkan depresi, karena tingkat serotonin yang cenderung menurun. Meningkatkan asupan magnesium tampaknya untuk memperbaiki ketidakseimbangan serotonin, yang dapat membantu melawan depresi secara efektif. Magnesium, yang diketahui terlibat dalam lebih dari 300 reaksi enzimatik dasar juga meningkatkan pelepasan dan penggunaan serotonin oleh otak. Ketika magnesium kurang memadai, serotonin tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup.

Untuk meningkatkan kadar magnesium, perlu untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan magnesium dalam menu makan Anda. Almond, hazelnut, bayam, dan beras merah adalah beberapa sumber yang sangat baik dari magnesium dan karenanya konsumsi secara teratur, untuk membantu untuk meningkatkan asupan magnesium.

Selain itu Anda juga dapat mengonsumsi suplemen magnesium dari Salus, yaitu Salus Calcium Magnesium dan Salus Floradix yang terbuat dari jus buah-buahan yang diformulasikan untuk mendukung kebutuhan kalsium magnesium sehari-hari, bebas dari gluten, gandum, ragi, susu, laktosa, alkohol,dan bahan pengawet.

Satu hal yang paling penting untuk membantu Anda terhindar dari depresi adalah, jalani hidup Anda dengan sukacita dan selalu bersyukur. Luangkan waktu untuk Anda bermeditasi dan menenangkan diri disaat banyak masalah yang sedang dihadapi. Ingat! Kebahagiaan itu muncul dari diri Anda sendiri!

Salam Gembira!

Health Starts With You!

Tagged , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *